Biro PK Lakukan Uji Kelayakan Aplikasi / User Acceptance Testing (UAT) E-Finansi untuk Perkuat Transformasi Digital di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Biro PK Lakukan Uji Kelayakan Aplikasi / User Acceptance Testing (UAT) E-Finansi untuk Perkuat Transformasi Digital di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

CIPUTAT – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengambil langkah konkret dalam mempercepat transformasi digital melalui pengujian intensif User Acceptance Testing (UAT) terhadap Aplikasi E-Finansi, yang merupakan bagian integral dari SuperApp E-Semesta. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Biro Perencanaan dan Keuangan (PK), Selasa (17/12/2025).

Aplikasi E-Finansi dirancang sebagai solusi atas tantangan fragmentasi data keuangan yang selama ini dialami institusi. Sebagai segmen dari SuperApp E-Semesta, aplikasi ini menjadi pilar utama untuk mengintegrasikan proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaporan keuangan dalam satu ekosistem digital yang tunggal.

Memastikan Keselarasan Proses Bisnis

Kegiatan pengujian ini difasilitasi oleh Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (Pustipanda) UIN Jakarta bekerja sama dengan tim pengembang dari PT Solusi Kampus Indonesia. Fokus utama pengujian adalah memastikan bahwa fitur dan fungsionalitas aplikasi telah selaras dengan proses bisnis serta regulasi internal universitas.

Tim Kerja Perencanaan dari Biro PK terjun langsung melakukan simulasi input data anggaran dan evaluasi alur kerja sistem. Uji kelayakan ini dianggap krusial untuk meminimalkan hambatan teknis sebelum aplikasi diimplementasikan secara luas di seluruh unit kerja UIN Jakarta.

"Digitalisasi layanan bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan prasyarat utama untuk meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan tinggi. E-Finansi diharapkan mampu meminimalkan kesalahan administrasi dan menyediakan data real-time bagi pimpinan," ungkap perwakilan Tim Perencanaan dalam laporan kegiatan tersebut.

UAT 1

Efisiensi Birokrasi dan Pengambilan Keputusan

Dari hasil pengujian, sistem E-Finansi menunjukkan potensi besar dalam memangkas beban administratif. Selama ini, pengelolaan anggaran sering kali terhambat oleh proses manual yang memakan waktu. Dengan sistem baru ini, konektivitas data antar-unit kerja akan semakin kuat, sehingga monitoring anggaran dapat dilakukan secara menyeluruh dengan sekali klik.

Selain aspek teknis, pengujian ini juga mencakup penyempurnaan flowchart proses bisnis. Hal ini bertujuan agar alur kerja dalam sistem mencerminkan tahapan perencanaan yang logis dan sesuai dengan standar akuntabilitas pemerintah.

Langkah Menuju Tata Kelola Profesional

Sebagai tindak lanjut, seluruh masukan teknis dari Tim Kerja Perencanaan akan segera diklasifikasikan berdasarkan tingkat urgensi untuk diperbaiki oleh pihak pengembang. Targetnya, E-Finansi tidak hanya berfungsi sebagai alat input data, tetapi naik kelas menjadi sistem pendukung pengambilan keputusan (Decision Support System) bagi pemangku kepentingan di UIN Jakarta. (KU/AM)