UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Gelar Sosialisasi Penyusunan Anggaran Indikatif Berbasis Kinerja Tahun Anggaran 2027
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Gelar Sosialisasi Penyusunan Anggaran Indikatif Berbasis Kinerja Tahun Anggaran 2027

Tangerang Selatan — Tim Perencanaan melalui Biro Perencanaan dan Keuangan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penyusunan Anggaran Indikatif Berbasis Kinerja Tahun Anggaran 2027 pada tanggal 11–13 Mei 2026 di Harris Suites. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola perencanaan dan penganggaran yang terintegrasi dengan target kinerja universitas. Kegiatan sosialisasi diikuti oleh unsur fakultas, lembaga, pusat, dan unit kerja di lingkungan UIN Jakarta. Selain penyampaian arah kebijakan penganggaran Tahun 2027, kegiatan ini juga menjadi forum koordinasi dan pendampingan teknis dalam penyusunan workplan berbasis indikator kinerja.

Dalam materi yang disampaikan, Tim Perencanaan menjelaskan bahwa penyusunan anggaran Tahun 2027 mengacu pada dokumen Rencana Strategis (RENSTRA) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Tahun 2025–2029 dengan visi menjadi universitas bereputasi internasional dalam integrasi Islam, ilmu, dan teknologi yang bercirikan keindonesiaan menuju Indonesia Emas 2045. Sosialisasi juga menekankan pentingnya keterkaitan antara kinerja dengan anggaran melalui pendekatan Penganggaran Berbasis Kinerja (PBK). Dalam skema tersebut, setiap program dan kegiatan harus memiliki keterhubungan yang jelas dengan sasaran program, indikator kinerja utama (IKU), serta target institusi. Model ini diharapkan mampu memastikan bahwa alokasi anggaran benar-benar mendukung pencapaian outcome universitas secara efektif dan terukur.

Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai timeline penyusunan anggaran indikatif Tahun Anggaran 2027 yang dimulai dari koordinasi pedoman PBK, coaching clinic fakultas dan unit, penyusunan workplan, reviu kinerja dan kepatuhan anggaran, hingga proses input ke dalam aplikasi SAKTI pada Juni 2026.Dalam pemaparan proyeksi pendapatan Tahun 2027, UIN Jakarta menargetkan total proyeksi pendapatan sebesar Rp1,102 triliun yang bersumber dari Rupiah Murni (RM), PNBP BLU, serta SBSB/PHLN. Proyeksi tersebut mengacu pada dokumen Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) Tahun 2027.

Sementara itu, alokasi belanja anggaran Tahun 2027 dibagi ke dalam empat klasifikasi utama, yaitu sentralisasi, cost center, unit usaha, dan desentralisasi. Skema ini dirancang untuk mendukung efektivitas pengelolaan program prioritas universitas, pengembangan unit kerja, serta penguatan revenue generating unit di lingkungan UIN Jakarta. Melalui kegiatan sosialisasi ini, Biro Perencanaan dan Keuangan berharap seluruh unit kerja dapat menyusun usulan program dan anggaran secara lebih terarah, terukur, serta selaras dengan target kinerja universitas. Pendekatan penganggaran berbasis kinerja diharapkan mampu memperkuat efektivitas penggunaan anggaran, meningkatkan akuntabilitas, dan mendukung terwujudnya good university governance di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Untuk mendukung proses penyusunan anggaran indikatif Tahun 2027, Tim Perencanaan juga telah menyusun Buku Panduan Penganggaran Berbasis Kinerja sebagai pedoman teknis bagi para perencana di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Buku panduan tersebut disusun guna memastikan proses perencanaan dan penganggaran dilakukan secara sistematis, terukur, serta memiliki keterkaitan yang jelas antara sasaran program, indikator kinerja, kegiatan, dan alokasi anggaran. Kehadiran pedoman ini diharapkan dapat membantu seluruh unit kerja dalam menyusun workplan yang lebih berkualitas, akuntabel, dan selaras dengan arah kebijakan universitas.

Download :
Pedoman Penganggaran Berbasis Kinerja (PBK) Tahun 2027

Tag :